Cinta Dalam Hati - Part 2 (written by Ary-sensei)
Kafe Babequ ini tergolong sepi di pagi sampai siang hari, tapi pengunjung akan berebut kursi di sore bahkan malam harinya. Biasanya anak-anak mahasiswa nongkrong sambil menyelesaikan tugas kuliah mereka di sini. Tempatnya memang asyik, dua lantai dengan nuansa garden yang asri. Aku dan Cintya lebih memilih lantai dua supaya kami lebih santai mengobrol. Camilan dan minuman ringanpun sudah dipesan. Cintya memandangku lama sekali. Aku tahu Cintya menatapku, tapi rasa bersalah membuatku tak sanggup membalas tatapan itu. “Ehm…sebenarnya, selama ini aku memperhatikan kamu dari jauh Sin. Apapun yang kamu lakukan di kampus, aku tahu. Diam-diam aku mengikutimu, memperhatikan kegiatanmu,” jelasku dengan nada pelan. “Tapi apa maksudnya? Kenapa kamu tiba-tiba berubah? Kamu tiba-tiba menghilang tanpa penjelasan padahal awalnya kita begitu akrab. Apakah aku melakukan sesuatu yang tidak menyenangkan?” Cintya terlihat kesal. “Sebenarnya, ini berawal dari pembicaraanmu dengan ibumu sore itu ...