Legenda Resep Sambal Nenek QR Code
Dapur sudah seperti medan perang. Asap tumisan cabai mengepul sampai ke langit-langit. Maya berdiri sambil berteriak "Ibu! Ini percobaan ke-sepuluh! Kenapa rasanya tetap kayak sambal botolan di supermarket? Nggak ada tendangannya, nggak ada 'jiwanya'!" keluh Maya sambil membanting ulekan ke dalam cobek kayu. Ibu yang sedang memetik kangkung hanya menghela napas. "Masak itu jangan pakai emosi, May. Cabainya kerasa 'marah' itu." Tiba-tiba, pintu depan terbuka kasar. Ayah masuk dengan wajah yang lebih galak dari biasanya. Beliau langsung menutup hidung dengan dasinya. "Maya! Ibu! Ini rumah apa pabrik petasan? Ayah tadi lagi meeting penting sama direktur lewat Zoom! Beliau sampai nanya, 'Pak, itu suara apa yang berisik banget kayak orang lagi hancurin aspal?' Ternyata suara ulekanmu! Belum lagi bau terasinya, klien Ayah di Singapura sampai bisa cium lewat sinyal internet kayaknya!" "Yah, Maya lagi usaha cari resep sambal Nen...