Cinta Joy Untuk Hope (written by Ary-sensei)
Malam itu tak kan pernah dilupakan oleh Hope dan Joy, sepasang kekasih yang tak lama lagi menggelar pesta pertunangan mereka setelah lima tahun mereka berpacaran. Rencana yang telah disusun dengan rapi bisa jadi akan kandas setelah semua itu terjadi. Malam itu, Hope memegangi tangan kekasihnya yang terkulai tak berdaya di pembaringan rumah sakit. Matanya belum terbuka sejak dia masuk rumah sakit dan menjalani serangkaian perawatan. Hope menahan air matanya, menahan perih di hatinya. Dia hanya ingin ada di sisi Joy, kekasihnya, yang harus mendapat perawatan intensif di ruang IGD. “Silakan menunggu di luar ya mas,” kata seorang perawat dengan sopan, “kami akan melakukan beberapa pemeriksaan pada pasien.” Hope mengangguk lalu keluar ruangan sambil sesekali menyeka air matanya. Keluarga Hope segera menghambur mendekati Hope ketika pria itu keluar dari ruang IGD. “Bagaimana kondisi Joy?,” tanya mama Reni cemas. Dengan terbata Hope berkata, “Belum membuka matanya, terlihat lema...