Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Hati yang Tersesat

  Maya sudah empat tahun bersama Andre. Jika ditanya hubungan apa yang mereka miliki, Maya sendiri tak pernah benar-benar bisa menjawabnya. Mereka bukan sepasang kekasih, tapi juga bukan sekadar teman biasa. Mereka saling berbagi cerita, tertawa bersama, bahkan saling menguatkan di saat terberat. Bagi Maya, itu sudah cukup. Andre adalah lelaki yang membuatnya merasa aman dan berarti. Setiap pesan Andre selalu dinantinya, setiap cerita Andre selalu didengarnya dengan penuh perhatian. Ia tak pernah menuntut status, tak pernah memaksa Andre memberi kejelasan. Dalam hatinya, Maya selalu percaya, suatu hari Andre akan menyadari bahwa perempuan yang selalu ada untuknya adalah dirinya. Di awal pertemanan mereka, Andre hanyalah seorang laki-laki penuh amarah. Ia sering bercerita tentang keluarganya yang retak , tentang ayah yang pergi, dan tentang ibunya yang memutuskan berpisah. Keputusan itu membuat Andre terluka dan menyimpan kebencian yang dalam. “Aku benci semua cewek, May,” katanya s...

Si Pemburu Nyamuk

  Setahun ini entah ke mana perginya musim kemarau. Langit seolah jatuh cinta pada hujan dan tak mau berhenti menangis. Genangan air muncul di mana-mana: di selokan, di halaman, bahkan di pot bunga yang lupa dikosongkan. Tak heran, penyakit berdatangan dan nyamuk berkembang biak seperti pasukan tanpa akhir. Fredo adalah salah satu korbannya. Malam itu, ia duduk di meja belajar dengan mata berat. Buku terbuka, pena di tangan, tapi pikirannya sudah melayang-layang. Baru saja ia menguap lebar ketika terdengar dengungan menyebalkan di dekat telinganya. “Ngggiiing…” Satu nyamuk melintas. Lalu dua. Lalu banyak. Fredo menyipitkan mata.  “Oh, jadi kalian mau perang?” Ia meraih raket nyamuk kesayangannya. Sekali ayun—clek!—satu tumbang. Dua ayun—clek clek!—dua lagi hilang. “Jangan main-main sama Fredo, pemburu nyamuk profesional!” Beberapa menit kamar kembali sunyi. Fredo duduk dengan senyum kemenangan. Kantuknya raib, diganti rasa bangga seperti pahlawan habis menyelamatkan dunia. Nam...